WahanaNews.co, Jakarta - Revitalisasi puluhan kios di kawasan Terminal Senen, Kelurahan Senen, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, ditargetkan rampung pada akhir September 2026. Setelah selesai, kios-kios tersebut akan kembali digunakan para pedagang untuk menjalankan aktivitas perdagangan.
Proses pembongkaran dan rehabilitasi kios telah dimulai sejak akhir Juni 2026. Sebanyak 96 kios disiapkan dalam program revitalisasi tersebut, yang terdiri atas 44 kios pedagang buku di sisi selatan dan 52 kios untuk pedagang makanan di sisi utara Terminal Senen.
Baca Juga:
Mendag Busan Pantau Bapok di Pasar Senen, Kemendag Upayakan Harga Stabil dan Stok Terjamin
Kepala Unit Terminal Senen, B. Siregar, mengatakan seluruh kios ditargetkan selesai dan siap digunakan pada akhir September 2026.
“Totalnya 96 kios, terdiri dari 44 kios pedagang buku sisi selatan dan 52 kios sisi utara untuk tempat dagang makanan,” ujar Siregar, Rabu (18/8).
Menurut dia, para pedagang yang nantinya menempati kios tersebut juga telah siap kembali menjalankan aktivitas perdagangan setelah proses revitalisasi selesai.
Baca Juga:
PT Kereta Api Indonesia Hadirkan Layanan Porter Gratis di Stasiun Pasar Senen
“Akan rampung akhir September 2026, semuanya sudah siap untuk mulai berdagang,” katanya.
Siregar berharap para pemilik kios atau wajib retribusi dapat menggunakan fasilitas air PAM untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal tersebut dinilai penting, khususnya bagi pedagang yang menjual makanan, sekaligus untuk meningkatkan kenyamanan dan kebersihan kawasan terminal.
“Terutama bagi yang menyajikan makanan, penggunaan air PAM diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan sarana berdagang sekaligus menata kawasan agar lebih tertib dan bersih bagi pengunjung,” ujarnya.
Ia menjelaskan, prioritas penggunaan kios diberikan kepada pedagang existing yang sebelumnya telah berjualan di sekitar Terminal Senen.
Siregar juga berharap proses penyerahan kunci kios kepada para wajib retribusi nantinya dapat dilakukan oleh Kepala UP Terminal dan Angkutan Jalan Provinsi DKI Jakarta.
Sementara itu, Direktur Utama PT Arkananta Putra Persada, P. Hutapea, memastikan pihaknya akan terus mengejar progres pekerjaan agar revitalisasi dapat selesai sesuai target.
“Kami akan berupaya mengejar progres agar revitalisasi rampung dengan tepat waktu,” ungkap Hutapea.
Hutapea menjelaskan, salah satu kendala pada tahap awal revitalisasi adalah proses pengosongan lahan existing yang tidak dapat dilakukan secara serentak. Namun, berkat dukungan dari para pemilik kios, lahan tersebut kini telah kosong sehingga pekerjaan dapat dilakukan lebih leluasa.
“Berkat dukungan dari para pemilik kios, saat ini kondisi lahan existing sudah kosong dan para tukang sudah bisa bebas bekerja, bahkan sampai lembur malam,” katanya.
Salah seorang pedagang, Sembiring, menyambut baik program revitalisasi kios di Terminal Senen. Menurutnya, keberadaan kios baru diharapkan membuat kawasan perdagangan menjadi lebih rapi dan tertata.
“Kami sangat berterima kasih atas program UP Terminal dan Angkutan Jalan Provinsi DKI Jakarta yang telah merevitalisasi kios tempat kami berdagang. Dengan kondisi yang lebih rapi dan tertata, kami berharap semakin banyak pengunjung yang datang ke Terminal Senen,” ujarnya.
[Redaktur: Jupriadi]