WahanaNews Jakarta.co - Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, menghadiri pawai kendaraan hias dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di halaman Pondok Pesantren Al Hamid, Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (16/6).
Sebanyak 125 kendaraan hias turut memeriahkan pawai yang melintasi dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Cipayung dan Kecamatan Ciracas. Kegiatan tersebut mengusung tema "Generasi Berakhlak, Bersosial Media dengan Bijak dan Menjaga Perdamaian dengan Kompak."
Baca Juga:
Wali Kota Jakarta Timur Tekankan Transparansi dan Sinergi dalam Pelaksanaan SPMB 2026/2027
Acara dibuka secara simbolis melalui pengguntingan pita oleh Wali Kota Munjirin bersama Ketua Yayasan Mantab Al Hamid, KH Lukman Hamid.
Dalam sambutannya, Munjirin menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Al Hamid yang secara konsisten menggelar kegiatan pawai kendaraan hias sebagai bagian dari peringatan Tahun Baru Islam. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana syiar Islam, tetapi juga mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
"Kegiatan ini menunjukkan bahwa Tahun Baru Islam masih diperingati dengan baik. Pondok Pesantren Al Hamid terus menjaga tradisi positif seperti ini. Selain mempererat kebersamaan masyarakat, kegiatan ini juga memberi dampak terhadap perputaran ekonomi warga," ujar Munjirin.
Baca Juga:
Pemkot Jakarta Timur Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut turut menggerakkan sektor ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan penyedia jasa kendaraan hias seperti odong-odong yang digunakan dalam pawai.
"Di sini juga ada UMKM yang ikut tumbuh. Kendaraan-kendaraan hias yang digunakan sebagian besar merupakan kendaraan odong-odong, baik dari Kecamatan Cipayung maupun dari luar wilayah. Hampir semuanya terpakai, artinya roda ekonomi ikut bergerak," katanya.
Munjirin berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain agar peringatan Tahun Baru Islam dapat dirayakan lebih luas dengan melibatkan masyarakat.