Selain meninjau perkembangan konstruksi, Gubernur turut membahas rencana pengaturan lalu lintas setelah flyover beroperasi. Jalur bawah yang selama ini melintasi perlintasan rel kereta api akan ditutup demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Karena itu, rekayasa lalu lintas akan disiapkan secara matang agar tidak menimbulkan kepadatan baru di kawasan Grogol maupun Slipi.
Baca Juga:
Gubernur Pramono Lantik 1.842 Pejabat DKI Jakarta, Tekankan Pentingnya Integritas dan Kinerja Unggul
Tak hanya mengedepankan fungsi transportasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan melakukan penataan kawasan di bawah flyover. Area tersebut direncanakan menjadi ruang terbuka hijau, taman, maupun fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus memperindah wajah kota.
"Saya instruksikan agar area tersebut ditata menjadi ruang terbuka hijau, taman, atau fasilitas publik yang rapi sehingga estetika kota tetap terjaga," tegasnya.
Sementara itu, Firmanudin Ibrahim menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas dukungan dan kesabarannya selama proses pembangunan berlangsung.
Baca Juga:
Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto Resmi Tutup TMMD Kodim 0417/Kerinci
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah meninjau langsung pembangunan Flyover Latumenten. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang tetap bersabar selama proses pekerjaan berlangsung. Semoga kehadiran flyover ini mampu mengurangi kemacetan dan meningkatkan kelancaran mobilitas warga Jakarta Barat," ujarnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengapresiasi dukungan DPRD Provinsi DKI Jakarta terhadap pembangunan Flyover Latumenten.
Sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif dinilai menjadi modal penting agar proyek strategis tersebut dapat diselesaikan tepat waktu, memenuhi standar kualitas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.