JAKARTA.WAHANANEWS.CO — Pemerintah Uzbekistan bersama pelaku industri pariwisata dan asosiasi umrah negara tersebut menawarkan potensi besar kerja sama wisata religi dengan Indonesia melalui program Umrah Plus Uzbekistan, dalam ajang HUITM (Umrah Plus International Travel Market Exhibition) 2026 Indonesia yang digelar di Kempinski Grand Ballroom Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan perdana yang diselenggarakan di Indonesia itu mempertemukan pemerintah pariwisata Uzbekistan, asosiasi umrah, agen perjalanan, hingga pelaku bisnis dari berbagai negara untuk memperkuat jejaring industri perjalanan religi dan wisata halal.
Baca Juga:
Indonesia Bersinar di Uzbekistan, Dinov Finis Ketiga di Kompetisi Berkuda Asia
Chief Specialist Tourism Committee of Uzbekistan, Kudratbek Abdurakhmanov
mengatakan, Indonesia menjadi salah satu pasar prioritas karena memiliki kedekatan budaya dan agama dengan Uzbekistan.
"Indonesia adalah negara Muslim dan negara sahabat bagi kami. Kami melihat potensi yang sangat besar untuk mengembangkan wisata ziarah atau ziyarat tourism bersama Indonesia," ujar Kudrat.
Baca Juga:
Timnas Hockey Putri Indonesia Tampil Perkasa, Juara Piala Asia Tengah 2025 di Uzbekistan
Menurutnya, Uzbekistan saat ini tengah mengembangkan program Umrah Plus, yakni paket perjalanan yang memungkinkan jamaah mengunjungi Uzbekistan sebelum berangkat umrah ke Arab Saudi maupun setelah kembali dari Tanah Suci.
Program tersebut menawarkan pengalaman wisata religi dengan mengunjungi berbagai situs sejarah Islam yang memiliki nilai penting bagi umat Muslim dunia.
"Kami memiliki banyak ulama besar yang lahir di Uzbekistan, salah satunya Imam Bukhari yang dikenal sebagai tokoh utama dalam ilmu hadis. Karena itu kami mengundang masyarakat Indonesia untuk datang dan melihat langsung potensi wisata ziarah di negara kami," katanya.