Di bidang informasi, program SINERGI difokuskan pada penguatan arus informasi publik yang akurat dan terpercaya. Kegiatan meliputi edukasi masyarakat dalam menangkal hoaks, peningkatan literasi media, serta penguatan jejaring komunikasi antara media dan instansi pemerintah daerah.
Sementara itu, pilar edukasi diwujudkan melalui program “Jurnalistik Goes to School” yang menyasar pelajar. Program ini bertujuan menumbuhkan minat dan pemahaman dunia jurnalistik, meliputi penulisan berita, teknik foto dan video, keterampilan presenter, serta etika jurnalisme. Pokja PWI juga akan menggelar edukasi publik terkait bahaya perundungan, tawuran, minuman keras, dan penyalahgunaan obat-obatan.
Baca Juga:
Kapolrestro Depok KBP Abdul Waras Ajak PWI - IJTI Bersinergis dengan Profesionalisme
Pada aspek riset, Pokja PWI Jakarta Timur akan melakukan survei ringan terkait isu-isu lokal, seperti pelayanan publik, kebersihan lingkungan, keamanan, dan ketertiban. Hasil riset tersebut akan menjadi bahan pemberitaan sekaligus rekomendasi bagi Pemerintah Kota.
Pilar gerakan diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, di antaranya bakti sosial, santunan, pemeriksaan kesehatan gratis, kerja sama dengan LBH PWI Jaya untuk konsultasi hukum gratis, serta kegiatan olahraga, seni, dan budaya. Selain itu, Pokja PWI juga merencanakan diskusi publik dan seminar sesuai isu aktual di Jakarta Timur.
Sedangkan pada pilar inovasi, Pokja PWI Jakarta Timur berfokus pada peningkatan profesionalisme wartawan melalui pelatihan jurnalistik dan pemanfaatan media digital. PWI juga berencana melatih Karang Taruna di tingkat kelurahan se-Jakarta Timur dalam pengelolaan website atau blog kelurahan sebagai sarana publikasi kegiatan warga dan potensi daerah.
Baca Juga:
Ketua Umum PWI Tekankan Peran Pers sebagai Pengabdi Masyarakat
Melalui Program SINERGI tersebut, Rudolf berharap Pokja PWI Wali Kota Jakarta Timur dapat hadir sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat di wilayah Jakarta Timur.
“Dengan pendekatan kolaboratif ini, saya berharap Pokja PWI Jakarta Timur dapat berkontribusi membangun komunikasi publik yang cerdas, berimbang, serta menjunjung tinggi etika dan integritas jurnalistik,” pungkas Rudolf.
[Redaktur: Alpredo]