Ia menjelaskan, prioritas penggunaan kios diberikan kepada pedagang existing yang sebelumnya telah berjualan di sekitar Terminal Senen.
Siregar juga berharap proses penyerahan kunci kios kepada para wajib retribusi nantinya dapat dilakukan oleh Kepala UP Terminal dan Angkutan Jalan Provinsi DKI Jakarta.
Baca Juga:
Mendag Busan Pantau Bapok di Pasar Senen, Kemendag Upayakan Harga Stabil dan Stok Terjamin
Sementara itu, Direktur Utama PT Arkananta Putra Persada, P. Hutapea, memastikan pihaknya akan terus mengejar progres pekerjaan agar revitalisasi dapat selesai sesuai target.
“Kami akan berupaya mengejar progres agar revitalisasi rampung dengan tepat waktu,” ungkap Hutapea.
Hutapea menjelaskan, salah satu kendala pada tahap awal revitalisasi adalah proses pengosongan lahan existing yang tidak dapat dilakukan secara serentak. Namun, berkat dukungan dari para pemilik kios, lahan tersebut kini telah kosong sehingga pekerjaan dapat dilakukan lebih leluasa.
Baca Juga:
PT Kereta Api Indonesia Hadirkan Layanan Porter Gratis di Stasiun Pasar Senen
“Berkat dukungan dari para pemilik kios, saat ini kondisi lahan existing sudah kosong dan para tukang sudah bisa bebas bekerja, bahkan sampai lembur malam,” katanya.
Salah seorang pedagang, Sembiring, menyambut baik program revitalisasi kios di Terminal Senen. Menurutnya, keberadaan kios baru diharapkan membuat kawasan perdagangan menjadi lebih rapi dan tertata.
“Kami sangat berterima kasih atas program UP Terminal dan Angkutan Jalan Provinsi DKI Jakarta yang telah merevitalisasi kios tempat kami berdagang. Dengan kondisi yang lebih rapi dan tertata, kami berharap semakin banyak pengunjung yang datang ke Terminal Senen,” ujarnya.