WahanaNews.co, Jakarta - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur telah melakukan vaksinasi terhadap 1.600 hewan penular rabies (HPR) di Kecamatan Duren Sawit sepanjang 2026. Capaian tersebut mendekati target tahunan sebanyak 1.650 HPR.
Kasatpel KPKP Kecamatan Duren Sawit, Nur Hikmah, mengatakan vaksinasi rabies terus digencarkan sebagai upaya mempertahankan status DKI Jakarta sebagai wilayah bebas rabies.
Baca Juga:
Wakil Wali Kota Jaktim Ajak Generasi Muda Cintai Seni dan Budaya Betawi
“Alhamdulillah, mudah-mudahan untuk Kelurahan Duren Sawit tercapai semua, jadi 100 persen. Harapannya dari Sudin KPKP adalah untuk zero rabies se-DKI,” ujar Nur Hikmah saat menghadiri vaksinasi rabies gratis di Sekretariat RW 09, Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Rabu (19/8/2026).
Ia menjelaskan, vaksinasi di Kelurahan Duren Sawit menjadi salah satu rangkaian terakhir pelaksanaan vaksinasi oleh Sudin KPKP Jakarta Timur di wilayah tersebut. Selanjutnya, kegiatan akan kembali dilaksanakan di kelurahan-kelurahan lainnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Meskipun capaian vaksinasi telah mendekati target, masyarakat tetap dapat membawa hewan peliharaannya untuk mendapatkan vaksinasi secara gratis. Menurut Nur Hikmah, capaian vaksinasi dapat melampaui target apabila masih terdapat masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut.
Baca Juga:
Pemkot Jaktim Tindaklanjuti Jalan Amblas di Jalan Cinta, Munjirin Minta Warga Bersabar
“Walaupun sudah mencapai target, tetap kita tidak menutup kemungkinan. Silakan kalau warga yang mau hadir untuk memvaksin. Kita boleh lebih dari target yang akan kita capai,” jelasnya.
Selain vaksinasi terjadwal, Sudin KPKP Jakarta Timur juga akan terus mendukung kegiatan vaksinasi rabies dalam berbagai kegiatan masyarakat. Untuk hewan liar, pihaknya akan berkoordinasi dengan komunitas terkait agar vaksinasi tetap dapat dilakukan.
Nur Hikmah berharap vaksinasi rabies dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga status Jakarta sebagai wilayah bebas rabies atau zero rabies dapat terus dipertahankan.