Munjirin juga mengapresiasi kolaborasi dengan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Menurutnya, dukungan dunia usaha dapat memperkuat program pengelolaan sampah di tingkat masyarakat.
“Kita menyaksikan sebuah kolaborasi yang sangat bagus dalam rangka pengelolaan sampah dari sumbernya. Perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar sini bergabung memberikan CSR-nya. Sementara pihak Halim, Lanud, menyediakan lahan yang begitu luas untuk dimanfaatkan,” ujar Munjirin.
Baca Juga:
Munjirin: Media Mitra Strategis Pembangunan
Dalam peresmian TPS tersebut juga dilakukan penebaran benih ikan nila serta penyerahan bantuan CSR berupa tong biopori dan cairan EM4.
Total terdapat 275 tong biopori yang diterima melalui program CSR. Bantuan tersebut terdiri atas 100 tong dari Jasa Marga, 100 tong dari Transjakarta, 65 tong dari SPPG Kecamatan Makasar, dan 10 tong dari SPBU Pinang Ranti.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Timur Fauzi, Camat Makasar Dimas Prayudi, perwakilan Lanud Halim Perdanakusuma M. Ilham, serta Kepala Dinas Teritorial Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel Pom Nanda Ruselvi.
Baca Juga:
Jakarta Timur Jadi Tuan Rumah Hari Kependudukan Dunia 2026, 200 Pelajar Ikuti Edukasi Kependudukan
Dukungan terhadap program pengelolaan sampah dari sumbernya juga disampaikan Senior Manager Representative Office 2 Jasa Marga Metropolitan Tollroad, Amri Sanusi.
Ia mengatakan, Jasa Marga mendukung program CSR yang ditujukan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, khususnya Kecamatan Makasar.
“Pada prinsipnya kami dari Jasa Marga sangat mendukung program CSR ini, terutama untuk wilayah yang berdekatan dengan kantor kami di Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. Bentuk bantuan kami berupa 100 tong sampah yang bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar,” kata Amri.