Menurutnya, para guru besar dapat melakukan kritik dengan cara yang lebih elegan daripada menyuarakan pernyataan sikap ke publik yang rentan dipolitisasi.
Sebagai contoh, mereka dapat menyampaikan kritik secara langsung kepada Jokowi melalui forum resmi, mengingat posisi mereka sebagai tokoh dari kalangan akademisi.
Baca Juga:
SKSG UI dan Bahlil Lahadalia di Mata Akademisi
"Agar terlihat memang benar-benar ini adalah perjuangan atau kritik dari para guru besar demi kebaikan bangsa dan negara bukan malah membuat gaduh," ucapnya.
Dalam dua pekan terakhir, pemerintahan Presiden Joko Widodo telah mendapat kritikan yang cukup banyak dari sejumlah civitas akademika kampus terkait kondisi demokrasi menjelang Pemilu 2024.
[Redaktur: Amanda Zubehor]