Bapa Suci juga mengirim pesan agar media global melepaskan budaya sensasionalisme dan kembali pada panggilannya sebagai pelayan kebenaran dan perdamaian.
Berbicara di hadapan ratusan jurnalis di Vatikan, Paus Leo menekankan bahwa komunikasi bukan sekadar penyampai informasi, melainkan pembentuk budaya dan arah moral masyarakat.
Baca Juga:
Berakhir Sudah Tahun Jubelium Pengharapan 2025, Paus Leo XIV Menutup Pintu Suci Basilika St. Petrus
Ia menolak gaya pemberitaan yang agresif, partisan, dan sekadar mengejar klik.
“Jangan jadikan kata-kata sebagai senjata,” tegasnya.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]