Momentum puncak arus balik perlu dihadapi dengan kewaspadaan dan perencanaan perjalanan yang matang, baik oleh pengguna kendaraan pribadi maupun masyarakat yang menggunakan angkutan umum.
Dudy mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan kembali dari kampung halaman untuk menyiapkan perjalanan dengan baik, menjaga kondisi fisik, mematuhi arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Baca Juga:
Pemudik Lebaran 2025 Diprediksi Mencapai 146,48 Juta Orang, Basarnas Siaga dengan Kekuatan Penuh
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi perjalanan dari kanal resmi pemerintah dan operator transportasi, datang lebih awal ke titik keberangkatan, serta menyiapkan seluruh kebutuhan perjalanan dengan baik.
Bagi pengguna kendaraan pribadi, masyarakat diminta beristirahat secara berkala di tempat istirahat terdekat apabila merasa lelah.
Adapun pengguna angkutan umum diimbau mengikuti ketentuan yang berlaku dan menjaga ketertiban selama berada di simpul-simpul transportasi.
Baca Juga:
Panglima TNI Terima Audiensi Menteri Perhubungan RI
"Saya mengimbau seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar mengutamakan keselamatan, mengatur waktu perjalanan dengan baik, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Jangan memaksakan diri apabila lelah, karena keselamatan harus menjadi prioritas utama," ujar Dudy.
Dudy pun menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang terlibat, mulai dari Kepolisian, Pemda, Pengelola Jalan Tol, hingga Jasa Raharja, yang telah bekerja keras dalam menjamin kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Ia berharap koordinasi dan kolaborasi ini dapat terus terjalin dengan baik hingga masa Angkutan Lebaran 2026 berakhir.