JAKARTA.WAHANANEWS.CO - Kamis Putih merupakan rangkaian dari Trihari Suci atau makna masa prapaskah yang juga terdiri dari Jumat Agung dan Sabtu Suci. Dari peristiwa Kamis Putih, ada banyak makna dan nilai yang bisa dipetik.
Terkait perayaan Kamis Putih, ini merupakan sebuah momen untuk mengenang peristiwa-peristiwa di mana Yesus mendekati masa kematian-Nya.
Baca Juga:
Minggu Palma di Paroki Santo Yosep Fakfak: Kesetiaan yang Diuji, Pengorbanan yang Nyata
Kala itu, Yesus menggelar penjamuan malam untuk terakhir kalinya, di mana ia berbagi roti Paskah dengan para muridnya sebelum penyaliban.
Selain itu Kamis Putih juga untuk meneladani Yesus yang membasuh kaki para muridnya, mengingat kegiatan tersebut dinilai sebagai hal yang hina dan biasa dilakukan oleh budak, namun Yesus yang adalah seorang Guru mau meakukan itu kepada murid-muridnya.
Berikut makna peringatan Kamis Putih bagi umat Katolik dikutip dari S. Jumar Sudiyana di gerejasantaclara.or.id:
Baca Juga:
Sinergitas TNI–Polri Jaga Fakfak Kondusif, Ibadah Minggu Palem Berlangsung Aman dan Khidmat
Teladan Kasih dan Kerendahan Hati
Makna Kamis Putih adalah teladan kasih dan kerendahan hati yang sudah dicontohkan oleh Yesus melalui peristiwa pembasuhan kaki para murid-Nya. Selain simbol kerendahan hati, pembasuhan kaki ini juga menjadi wujud pelayanan tanpa batas.
Teladan ini ini menjadi ajakan bagi umat Katolik untuk saling melayani dengan kasih dan tidak mencari kehormatan diri.