JAKARTA.WAHANANEWS.CO - Jembatan Gantung Perintis Garuda di atas Sungai Moro'o, Desa Ononamolo III, Kecamatan Mandrehe Barat, Nias Barat, telah rampung pada Rabu (25/3).
Kehadiran jembatan ini membuka akses secara signifikan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Baca Juga:
Bupati Eliyunus Waruwu Diserang Hoax Mahar Politik hingga Transaksi Jabatan, Pemkab Nias Barat Beri Penjelasan
Jembatan perintis ini menghubungkan empat desa sekaligus, salah satunya dengan Desa Hilidaura. Karena itu, tak hanya jadi sarana penyeberangan, tapi juga jadi jalur penting dalam mendukung aktivitas warga sehari-hari.
Seorang warga setempat menuturkan sebelum ada Jembatan Gantung Perintis Garuda, jarak tempuh menuju pusat kecamatan mencapai 5 kilometer (KM). Namun, dengan adanya jembatan ini, jarak tempuh hanya 2 KM.
"Kalau kami keliling, ada selisih lima kilo kurang lebih. Kalau lewat sini, paling dua kilo sudah sampai di Kecamatan," kata dia.
Baca Juga:
43 Calon Keluarga Penerima RTLH Diverifikasi, Kadis PKPLH Nias Barat: Tak Ada Pajak dan Pungutan
Jembatan gantung ini membentang sepanjang 60 meter dengan lebar 1,2 meter. Harapannya, jembatan ini memperkuat mobilitas warga sehingga lebih mudah dan efisien.