Benhard mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kapasitas jembatan dengan tidak melintaskan kendaraan bertonase berat melalui jalur tersebut.
“Jalan ini merupakan jalan alternatif warga. Untuk kendaraan yang cukup berat, kami harapkan melintas melalui jalan utama seperti Jalan Tanah Merdeka atau jalur lainnya. Jembatan ini diperuntukkan bagi mobilitas warga yang bepergian antara Kelurahan Ciracas dan Kelurahan Rambutan,” ujarnya.
Baca Juga:
Pemkot Jaktim Optimistis Finalis Abang None Jakarta Timur 2026 Mampu Majukan Pariwisata
Ketua RT 14 RW 10 Kelurahan Ciracas, Wahyudin, mewakili warga setempat menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dan Sudin Bina Marga Jakarta Timur atas selesainya perbaikan Jembatan Pule.
Menurutnya, Jalan Pule merupakan jalur alternatif yang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama pada jam sibuk pagi hari ketika arus lalu lintas meningkat akibat aktivitas sekolah dan pekerjaan.
“Jalan Pule ini merupakan jalur alternatif warga yang sangat membantu saat kondisi lalu lintas padat di pagi hari. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jakarta Timur dan Sudin Bina Marga. Warga juga siap ikut menjaga jembatan ini agar tetap bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Baca Juga:
Jakarta Timur Tangani 729,72 Ton Sampah dalam Dua Bulan, Walikota Minta Lurah Perketat Monitoring Harian
Dengan kembali beroperasinya Jembatan Pule, diharapkan mobilitas warga antara Kelurahan Ciracas dan Kelurahan Rambutan semakin lancar, aman, dan nyaman.
[Redaktur: JP Sianturi]