JAKARTA.WAHANANEWS.CO - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menyatakan komitmennya untuk ikut memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan dengan menjembatani koperasi-koperasi yang telah eksis di daerah agar mendapat pendampingan langsung dari Kementerian Koperasi.
Ketua Umum JMSI Teguh Santosa mengatakan, langkah ini merupakan respons atas ajakan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat struktur ekonomi hingga ke lapisan terbawah masyarakat.
Baca Juga:
Serahkan Akta Notaris dan SK Badan Hukum kepada 16 KKMP, Berni Dhey: Langkah Penting Memperkuat Gerakan KMP
Salah satu instrumen yang kini didorong pemerintah adalah program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Kita merespons ajakan Presiden untuk memperkuat fondasi ekonomi sampai ke lapis terbawah. Salah satunya melalui Koperasi Merah Putih yang sedang dikerjakan Kementerian Koperasi. Tetapi di luar itu, ada juga koperasi-koperasi yang sudah lama eksis, termasuk yang dikelola oleh kawan-kawan JMSI di daerah,” ujar Teguh saat diwawancarai usai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) JMSI di Serang, Banten, Sabtu (7/2/2026).
Menurutnya, banyak anggota JMSI di daerah yang telah memiliki koperasi dan menjalankannya secara mandiri dalam waktu lama.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo-Gibran Imbau Koperasi Desa Merah Putih Alokasikan Dana untuk Bangun Bank Sampah
Namun, koperasi-koperasi tersebut masih membutuhkan pendampingan agar pengelolaannya lebih profesional dan berkelanjutan.
“Kita akan mencoba menyambungkan koperasi-koperasi yang sudah dikelola anggota JMSI di daerah dengan Kementerian Koperasi, supaya mendapatkan pendampingan. Dengan begitu, aktivitas koperasi mereka bisa meningkat kualitasnya,” jelasnya.
Teguh menegaskan, JMSI tidak akan berjalan sendiri dalam menyusun skema pendampingan tersebut. Menurutnya, kementerian memiliki otoritas dan kapasitas untuk menilai kondisi masing-masing koperasi secara menyeluruh.