"Kita antar pakai motor itu perjalanan 15 menitan. Bertiga sama istri. Istri sempat panik anaknya nangis," tambah dia.
Sesampainya di rumah sakit, luka M dijahit sebanyak tiga jahitan.
Baca Juga:
Aksi Dramatis Polisi Saat Evakuasi Dua Orang Diduga Maling Kosmetik di Alfamart Cendrawasih Cengkareng
"Pas kena (peluru) nangis kejer terus. Apalagi posisi mau dijahit," kata Elmanto.
Selepas mendapatkan jahitan, M pun diperbolehkan pulang.
Atas kejadian ini, Elmanto berharap polisi segera mengusut pelaku. Ia mengaku takut kejadian serupa terulang.
Baca Juga:
Tamiang Tobing Harap Aksesibilitas Juru Bahasa Isyarat ke Masyarakat Semakin Banyak
"Syukurnya cuma kaki, tapi bagi saya, itu lumayan. Takutnya, kita orangtua kan khawatir kalau ada yang berikutnya," tambah dia.
Sebelumnya diberitakan, seorang bocah berusia lima tahun berinisial M mengalami luka akibat peluru nyasar saat sedang tidur di rumahnya yang juga berfungsi sebagai bengkel sepeda.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (11/2/2025) sekitar pukul 22.15 WIB di Cengkareng, Jakarta Barat. Ibunda M, berinisial J (41), dan ayahnya, E (45), awalnya tertidur lelap sebelum terbangun mendengar suara yang mirip dengan benda jatuh.