Jakarta.WAHANANEWS.CO - Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo–Gibran menyampaikan apresiasi atas capaian realisasi investasi Jakarta sepanjang 2025 yang mencapai Rp 270,9 triliun.
Lonjakan investasi tersebut dinilai tidak hanya mencerminkan kuatnya kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi Ibu Kota, tetapi juga menegaskan semakin strategisnya peran aglomerasi Jabodetabekjur sebagai motor penggerak ekonomi nasional.
Baca Juga:
DPMPTSP Sumedang Tegaskan Realisasi Investasi Harus Lewat Verifikasi Pusat
Ketua Umum Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo–Gibran, KRT Tohom Purba, menilai capaian investasi Jakarta merupakan sinyal positif bagi kesinambungan pertumbuhan ekonomi kawasan.
“Realisasi investasi ini menunjukkan bahwa Jakarta tetap menjadi jangkar ekonomi nasional. Namun yang lebih penting, dampaknya kini semakin meluas ke wilayah aglomerasi Jabodetabekjur,” ujar Tohom, Kamis (22/1/2026).
Menurut Tohom, dominasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang mencapai Rp 175,3 triliun serta penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp 95,6 triliun mencerminkan kombinasi kepercayaan domestik dan global terhadap ekosistem usaha Jakarta.
Baca Juga:
Tahap Kritis IKN Dimulai, 28 Paket Proyek Siap Ubah Nusantara Tahun Ini
Kondisi tersebut, kata dia, sejalan dengan kebutuhan Indonesia untuk memperkuat basis ekonomi perkotaan yang terintegrasi dan berdaya saing tinggi.
Ia mengungkapkan, kontribusi Jakarta sebesar 14 persen terhadap total investasi nasional harus dibaca sebagai peluang untuk mempercepat pemerataan ekonomi kawasan.
“Jakarta tidak bisa berdiri sendiri. Investasi yang masuk harus ditautkan dengan penguatan konektivitas industri, tenaga kerja, dan infrastruktur di Bodetabek dan Cianjur agar manfaatnya lebih inklusif,” ujarnya.