WahanaNews Jakarta.co - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar panen raya serentak di 807 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah ibu kota. Kegiatan ini dipusatkan di Green House Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Senin (30/3).
Dari total tersebut, Jakarta Timur menjadi wilayah dengan jumlah lokasi panen terbanyak, yakni mencapai 423 titik. Capaian ini sekaligus menegaskan posisi Jakarta Timur sebagai role model pengembangan pertanian perkotaan di DKI Jakarta.
Baca Juga:
Revitalisasi Anjungan DKI Berbasis Digital, MARTABAT Prabowo-Gibran: Langkah Visioner Menuju Jakarta Modern
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengapresiasi kontribusi Jakarta Timur dalam mendorong penguatan sektor pertanian di tengah keterbatasan lahan perkotaan.
“Secara keseluruhan terdapat 807 lokasi panen serentak hari ini, dan yang terbanyak berada di Jakarta Timur dengan 423 titik. Ini menjadikan Jakarta Timur sebagai role model pertanian perkotaan di DKI Jakarta,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengembangan pertanian perkotaan menjadi strategi penting dalam menjawab tantangan keterbatasan lahan, sumber daya manusia, serta kondisi iklim di Jakarta. Saat ini, kontribusi produksi pangan lokal di Jakarta masih tergolong kecil.
Baca Juga:
UMKM Binaan PTBA Raup Omzet Signifikan di Bazar Kementerian ESDM
“Kita baru mampu memenuhi sekitar dua persen kebutuhan pangan Jakarta, sementara 98 persen masih dipasok dari luar daerah. Kami menargetkan pada tahun 2030 dapat meningkat menjadi lima persen,” jelasnya.
Melalui panen raya ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap ketahanan pangan dapat terus meningkat sekaligus mendorong kemandirian pangan di tingkat lokal, khususnya melalui optimalisasi pertanian perkotaan.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas KPKP DKI Jakarta tersebut melibatkan berbagai komoditas, seperti cabai rawit dan aneka sayuran hasil budidaya warga. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta Endang Nugrahani Pramono, Dewi Indriati Rano, Ketua TP PKK Jakarta Timur Essie Feransie Munjirin, serta Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin.