Dalam sambutannya, Munjirin menegaskan bahwa panen raya menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah Jakarta Timur.
“Alhamdulillah, hari ini telah dilaksanakan panen serentak di seluruh wilayah DKI Jakarta. Untuk Jakarta Timur sendiri terdapat 423 lokasi panen, baik di RPTRA, sekolah, maupun kelompok tani,” ungkapnya.
Baca Juga:
Revitalisasi Anjungan DKI Berbasis Digital, MARTABAT Prabowo-Gibran: Langkah Visioner Menuju Jakarta Modern
Ia menambahkan, salah satu komoditas unggulan yang dipanen adalah cabai. Selain itu, Jakarta Timur juga mengembangkan komoditas lain seperti melon etanol yang dibudidayakan di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar.
Pemerintah Kota Jakarta Timur, lanjutnya, terus mendorong kegiatan panen dilakukan secara berkelanjutan, bahkan diupayakan dapat berlangsung setiap hari.
“Kami mendorong agar panen tidak hanya dilakukan setiap bulan, tetapi bisa setiap hari, guna memperkuat ketahanan pangan di Jakarta Timur,” tegasnya.
Baca Juga:
UMKM Binaan PTBA Raup Omzet Signifikan di Bazar Kementerian ESDM
Sebagai upaya mendukung pemasaran hasil panen, Pemerintah Kota Jakarta Timur juga rutin menggelar “Pasar Tumbuh” yang dilaksanakan setiap Jumat pada pekan terakhir setiap bulan di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur.
“Pasar Tumbuh ini menjadi wadah bagi kelompok tani untuk memasarkan hasil panennya. Antusiasme kelompok tani cukup tinggi dan kegiatan ini sudah berjalan dalam beberapa bulan terakhir,” pungkasnya.
[Redaktur: JP Sianturi]