Ia mencatat bahwa “Paus Fransiskus selalu menekankan bahwa Gereja bukanlah sebuah bangunan atau simbol, melainkan ajaran Yesus yang sebenarnya,” dan menambahkan, “Saya percaya bahwa Paus Leo memiliki pandangan yang sama.”
“Seperti Paus Fransiskus, ia tampaknya berkomitmen untuk memberikan peran yang lebih aktif kepada kaum awam dalam kepemimpinan iman dan praktik amal,” kata Scorsese.
Baca Juga:
Bakti TNI AD Untuk Rakyat, Danrem 042/Gapu Resmikan Karya Bakti Skala Besar di Sarolangun
Ia mengamati bahwa Paus Leo telah menulis pengantar untuk edisi baru “The Practice of the Presence of God,” sebuah buku singkat berisi wawasan spiritual karya seorang biarawan Karmelit Prancis abad ke-17 yang nama religiusnya adalah Bruder Lawrence Kebangkitan.
Paus Leo telah beberapa kali menarik perhatian pada buku tersebut, menulis pada Desember 2025 bahwa karya tersebut, bersama dengan tulisan-tulisan Santo Agustinus dan buku-buku lainnya, “adalah salah satu teks yang paling membentuk kehidupan spiritual saya” dan telah “membentuk saya dalam hal apa yang dapat menjadi jalan untuk mengenal dan mengasihi Tuhan.”
“Saya mengenal buku itu dengan baik,” tulis Scorsese. “Seorang teman memberikan saya salinannya beberapa tahun lalu, dan sejak itu saya telah membagikannya kepada banyak orang lain.
Baca Juga:
Polda Jambi Tanam Pohon dalam Road to Presisi Merdeka Run 2026, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan
Buku ini menawarkan model untuk menemukan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, dan membawa Gereja keluar dari bangunan, betapapun megahnya, dan masuk ke dalam kehidupan sehari-hari.”
Ia mengutip kata pengantar Paus Leo untuk karya tersebut: “Semua etika Kristen benar-benar dapat diringkas dalam pengingat terus-menerus akan fakta bahwa Tuhan hadir: Dia ada di sini.”
“Saya terdorong oleh kata-katanya,” tulis Scorsese.