WahanaNews Jakarta.co - Proyek pembangunan saluran yang dilaksanakan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur di kawasan Jalan Raya PKP, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, mulai dikerjakan.
Proyek tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengurangi potensi banjir di wilayah Kelapa Dua Wetan dan Cibubur.
Baca Juga:
Bupati Tapteng Hadiri Sosialisasi Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
Pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh PT Leotunggal Mandiri. Selama proses konstruksi berlangsung, kontraktor bertanggung jawab terhadap aspek keselamatan dan keamanan pengguna jalan, baik pengendara kendaraan bermotor maupun masyarakat yang melintas di sekitar lokasi proyek.
Pantauan di lokasi pada Kamis (6/8/2026), sejumlah petugas terlihat mengatur arus lalu lintas di dua jalur secara bergantian. Pengaturan tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas kendaraan sekaligus meminimalkan risiko kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Raya PKP yang dikenal sebagai salah satu jalur dengan volume kendaraan cukup tinggi.
Pekerjaan pembangunan saluran dilakukan di sepanjang Jalan Kiwi hingga Jalan Raya PKP, membentang dari Kali Cipinang sampai kawasan Taufik Hidayat Arena. Selain pembangunan saluran utama, proyek juga meliputi pemasangan saluran U-Ditch dan Box Culvert.
Baca Juga:
Muncul Desakan Agar APH Periksa Oknum ASN Sudin SDA Jakarta Utara
Sesuai jadwal, pekerjaan konstruksi berlangsung mulai 1 Agustus hingga 27 September 2026, dengan pelaksanaan yang disesuaikan berdasarkan jenis dan ukuran konstruksi di masing-masing titik.
Selama masa pekerjaan, masyarakat diimbau untuk menghindari ruas Jalan Kiwi dan Jalan Raya PKP apabila memiliki alternatif rute lain. Pengguna jalan juga diminta mematuhi rekayasa lalu lintas, rambu-rambu yang telah dipasang, serta arahan petugas di lapangan guna menjaga keselamatan bersama dan kelancaran arus kendaraan.
Diharapkan proyek pembangunan saluran ini dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga mampu meningkatkan kapasitas drainase dan memberikan manfaat jangka panjang dalam mengurangi potensi banjir di wilayah Jakarta Timur.