Terkait solusi permasalahan ketiga ini, dijelaskan Profesor Ralph, diperlukan kebijakan transisi atau afirmatif, seperti batas maksimal ujian ulang yang diperluas, sistem pendampingan akademik khusus, dan pendekatan adaptif berbasis kompetensi agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi secara adil dan manusiawi.
Menanggapi hal ini, Nikson Silalahi Ketua Umum PP GEKIRA sangat berterima kasih atas kedatangan mereka dan mendengar langsung keluhan dan harapan para profesor dari Sulut ini.
Baca Juga:
Bersama Kemenag RI, GEKIRA Rayakan Ibadah Natal Bersama Jemaat HKBP Cikarang
"Ini keluhan masyarakat juga, jadi harus kita akomodir dan secepatnya kita tindaklanjuti ke pihak-pihak terkait untuk segera dicarikan solusinya," kata Nikson dalam keterangan persnya, Sabtu (19/7/2025).
Ia mengatakan isu yang disampaikan para profesor ini akan verifikasi dulu untuk selanjutnya difasilitasi kepada Fraksi Gerindra DPR RI.
Ia menambahkan komitmennya untuk terus mengawal program pemerintahan Prabowo-Gibran.
Baca Juga:
3 Menteri, 2 Wamen dan Sekitar 500 Orang Hadiri HUT ke-17 GEKIRA, Siapa Saja?
Profesor yang hadir pada pertemuan itu adalah Prof. Dr. dr. B. H. Ralph KAIRUPAN, Sp.KJ (K), Prof. Dr. J. Ronald MAWUNTU, S.H., M.Hum, Prof. Dr. dr. Nova H. KAPANTOW, DAN, MSc., SpGK, dan Servi S. SUMENDAP, S.Sos, M.Si.