Tidak perlu dilakukan pencatatan manual pelanggan
Data pengukuran pelanggan lebih valid dan dapat dipantau secara realtime
Baca Juga:
Percepat Meterisasi PJU, PLN UP3 Sumedang dan Pemda Bersinergi Tingkatkan Akurasi Perhitungan Listrik Hingga Efisiensi Daerah
Tidak ada tunggakan tagihan pelanggan
Mengurangi biaya operasi aktivasi dan deaktivasi pelanggan, dengan teknologi buka tutup secara otomatis
Mendukung bisnis perusahaan untuk pelanggan pra-bayar dan pasca bayar
Baca Juga:
Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025
Mendukung pencatatan pendapatan perusahaan untuk pelanggan pasca bayar secara cash based bukan estimasi pemakaian
Mempermudah pelanggan dalam monitoring konsumsi pemakaian sehingga pelanggan bisa melakukan efisiensi
Pekan lalu, PLN telah menandatangani kontrak Pengadaan Managed Services (Sewa Beli) State Grid Corporate of China (SGCC), untuk pengembangan layanan Advance Metering Infrastructure (AMI) di Indonesia. Tujuannya, untuk meningkatkan akurasi tagihan listrik pada pencatatan meter dalam setiap transaksi energi listrik.