WahanaNews-Jakarta | Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan genangan banjir di Jakarta dipicu curah hujan ekstrem. Selama intensitas hujan ringan, Riza meyakini tidak ada genangan atau banjir.
"Alhamdulillah sampai hari ini sampai ke depan tidak ada banjir di Jakarta. Karena hujan ekstrem ada genangan-genangan di beberapa titik," ucap Riza di Balai Kota, Selasa (9/11).
Baca Juga:
Bukti Pemerasan Bupati Tulungagung Empat Sepatu LV dan Uang Ratusan Juta
Sebagai penanggulangan banjir, Pemprov DKI telah menyiapkan pompa statis dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), pompa dari Dinas Pemadam Kebakaran, hingga lokasi pengungsian.
"Dengan upaya-upaya genangan itu surut kembali, karena kita membuat sumur resapan, olak-olakan termasuk menghadirkan pompa statis dan mobile bahkan pompa damkar dalam upaya memindahkan air," jelasnya.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta menyebabkan sejumlah wilayah dilanda banjir, Minggu (7/11). Salah satunya Kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Kawasan Kemang terendam banjir dengan ketinggian beragam.
Baca Juga:
Takaichi Dorong Amandemen Konstitusi Jepang yang Berhaluan Pasifis Segera Dilakukan
Camat Mampang, Jaharudin menuturkan, genangan di Jalan Raya Kemang tidak parah. Laporan pukul 15.00 WIB, ketinggian berkisar 20 centimeter sampai 30 centimeter.
Kemudian, Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohamad Insaf menyatakan, sebanyak 91 RT masih terendam banjir hingga Senin (8/11), pukul 06.00 WIB.
Kata dia, 91 RT tersebut mayoritas berada di Jakarta Timur dengan 70 RT. Lalu sisanya 21 RT berlokasi di Jakarta Selatan. [non]