Menurut Darwin, dari jumlah tersebut, sebanyak 222 orang tercatat sebagai pengemudi. Namun, jumlah itu dinilai tidak sebanding dengan armada kendaraan yang dikelola oleh UPS Badan Air.
“Total armada roda empat atau lebih yang dikelola hanya 212 unit, termasuk tiga unit kendaraan derek, satu unit mobil tangki air, satu unit Grand Livina, dan 14 unit kendaraan double cabin,” ujarnya.
Baca Juga:
4 Tips Jadi Konsumen yang Cerdas dan Bijak!
Hingga berita ini diturunkan, pihak media masih berupaya meminta konfirmasi kepada Kepala UPS Badan Air terkait sorotan dan dugaan yang disampaikan BAPDI.
[Redaktur: Alpredo]