Sahruna mengimbau warga untuk disiplin menjalankan kebiasaan sehat, seperti mencuci tangan dengan sabun, mengenakan masker saat sakit, menerapkan etika batuk, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mencukupi kebutuhan cairan, beristirahat cukup, berolahraga secara rutin, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika keluhan tidak membaik.
Selain itu, masyarakat juga diminta waspada terhadap gejala pneumonia dan pneumonia berat, seperti napas cepat, tarikan dinding dada ke dalam, serta kadar saturasi oksigen di bawah 92 persen.
Baca Juga:
900 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jambi, Penataan Gagal Konsisten dan Anggaran Jadi Kendala
Sebagai informasi, data Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat peningkatan kasus penyakit mirip influenza (ILI) secara nasional hingga 74 persen pada Agustus 2025, yang didominasi oleh influenza A. Tren serupa juga terpantau di wilayah Jakarta.
Sementara itu, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di DKI Jakarta tercatat mencapai 1.966.308 kasus sejak Januari hingga Oktober 2025, dengan kenaikan mulai terlihat sejak Juli 2025.