Jakarta.WAHANANEWS.CO - Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran merespons positif masuknya delapan ritel asing baru ke sejumlah mal premium di Jakarta.
Fenomena ini dinilai sebagai sinyal kuat meningkatnya kepercayaan investor global terhadap daya beli masyarakat sekaligus menegaskan posisi kawasan aglomerasi Jabodetabekjur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kelas dunia.
Baca Juga:
Komitmen Kabareskrim Polri Memberantas Mafia BBM Dikangkangi di Jambi, 2 Truck BBM Ilegal Diduga Milik Asri DPO Kembali Diamankan Di Tebo
MARTABAT Prabowo-Gibran menilai geliat sektor ritel tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan erat dengan konsolidasi kawasan metropolitan yang semakin terintegrasi.
Masuknya merek-merek global dinilai memperkuat fungsi Jakarta dan sekitarnya bukan hanya sebagai pusat konsumsi nasional, tetapi juga sebagai magnet ekonomi regional di Asia Tenggara.
Ketua Umum Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran, KRT Tohom Purba, mengatakan tren tersebut merupakan indikator bahwa Jakarta dan kawasan aglomerasinya telah memasuki fase baru sebagai kota global.
Baca Juga:
Investasi UEA Rp4 Triliun di IKN, MARTABAT Prabowo-Gibran Nilai Kepercayaan Dunia Kian Kuat
Menurutnya, keputusan ritel internasional membuka gerai perdana di mal-mal Jakarta menunjukkan pengakuan dunia terhadap stabilitas ekonomi dan potensi pasar Indonesia.
“Masuknya delapan ritel asing ini merupakan refleksi kepercayaan jangka panjang terhadap kekuatan ekonomi perkotaan Indonesia. Jakarta dan aglomerasi Jabodetabekjur semakin dipersepsikan sebagai ekosistem urban yang matang, kompetitif, dan menjanjikan,” ujar Tohom, Selasa (30/12/2025).
Ia menambahkan, keberadaan ritel global juga akan mendorong peningkatan standar layanan, kualitas ruang publik, serta inovasi di sektor pusat perbelanjaan.