WahanaNews Jakarta.co - Kantor Unit Pengelola Terminal dan Jalan DKI Jakarta tengah melaksanakan proyek pekerjaan pemasangan benton pembatas jalan (Concrete Barrier) di Terminal Senen, Jakarta Pusat.
Pantauan wahananews.co dilapangan Kamis, (20/2) tampak sejumlah alat truk craine tadano dikerahkan untuk melakukan pemasangan Concrete Barrier di dalam terminal. Sementara sebagian masih diparkir.
Baca Juga:
Jembatan Runtuh di Proyek Tol Anseong: Empat Tewas, Lima Luka Berat
Tidak diketahui berapa nilai anggaran yang dikucurkan pemprov DKI karena tidak ada papan nama perusahaan yang ditunjuk sebagai penyedia pengadaan Concrete Barrier tersebut.
Salah seorang warga, Thomson, saat ditemui dilokasi menduga, proyek pemasangan Concrete Barrier yang lama ke yang baru ini terkesan dilaksanakan terburu-buru, sementara kondisi saat ini masih dalam proses efesiensi anggaran.
"Kuat dugaan, pihak penyedia dengan sengaja tidak mencantumkan nilai kontrak agar terhindar dari sorotan publik," ucap Thomson.
Baca Juga:
Pengadaan Barang/Jasa E-Puschasing Ajang Praktek KKN
Thomson menilai, masyarakat berhak mengetahui informasi dari penyelenggara negara guna mengetahui ada tidaknya kebocoran dan pemborosan keuangan negara serta memastikan bahwa, setiap uang rakyat yang bersumber dari APBD DKI dibelanjakan sesuai dengan kualitas dan kuantitas.
“Jangan sampai anggaran sengaja diadakan untuk dicincai-cincai. Kita minta Kepala Pengelola Terminal dan Jalan harus terbuka kepada masyarakat, ini kan duit rakyat,” ujar Thomson.
Thomson mengaku saat menghubungi Kepala Pengelola Terminal dan Jalan, Syamsul guna dimintai klarifikasi terkait pekerjaan tersebut melalui pesan WA, namun Syamsul malah menutup jalur komunikasi dengan dengan melakukan pemblokiran WA.
"Mudah-mudahan aja pengadaan ini tidak mubazir dan Concrete Barrier yang masih terparkir dipasang dengan tepat sasaran," tutup Thomson.
Beredar informasi dikalangan kuli tinta dan LSM wilayah Jakarta Timur, bahwa Kepala Pengelola Terminal dan Jalan DKI Jakarta ada hubungan baik dengan salah satu kontraktor yang setiap tahun ditunjuk sebagai pelaksana.
Kepala Pengelola Terminal dan Jalan, Syamsul, saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, Senin (24/2) terkait hal diatas, "bisa ke PPTK nya" jawab Syamsul singkat.
[Redaktur: Tio]