Dalam kesempatan tersebut, Iin juga menyoroti kondisi Tempat Penampungan Sampah (TPS) di Kelurahan Duri Utara yang masih kerap dipenuhi tumpukan sampah.
Ia menyebut persoalan tersebut bukan semata berasal dari warga setempat, melainkan juga dari masyarakat luar wilayah yang membuang sampah di lokasi tersebut.
Baca Juga:
Peran Strategis Pasar Jaya dalam Membangun Gerakan Jakarta Tanpa Plastik Sekali Pakai
Meski petugas kebersihan rutin melakukan pengangkutan, volume sampah disebut kembali meningkat hanya dalam waktu singkat. Karena itu, ia mengajak para ketua RT, RW, tokoh masyarakat, serta seluruh warga untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan saling mengingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan.
Selain menyampaikan edukasi mengenai pengelolaan sampah, kegiatan reses juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dari pemerintah pusat kepada para pelajar di wilayah Kelurahan Krendang dan Duri Utara.
Wali Kota Jakarta Barat mengapresiasi anggota DPRD DKI Jakarta, Hilda Kusuma Dewi, yang terus mengawal penyaluran bantuan pendidikan tersebut.
Baca Juga:
Jajaki Investasi China untuk Atasi Sampah Bantul, MARTABAT Prabowo-Gibran: Teknologi Harus Menjawab Persoalan Masyarakat
Menurutnya, bantuan PIP harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung kebutuhan pendidikan sehingga dapat meningkatkan semangat belajar para siswa.
Pada kesempatan itu, Hilda Kusuma Dewi secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan penerima Program Indonesia Pintar kepada 45 siswa madrasah di wilayah Krendang dan Duri Utara.
Ia menjelaskan, program bantuan pendidikan dari pemerintah pusat tersebut kembali diperpanjang pada tahun ini untuk memastikan anak-anak dari keluarga yang membutuhkan tetap memperoleh akses pendidikan yang layak.