Pada tahap awal, peserta akan mengikuti sejumlah rangkaian seleksi, meliputi pengukuran tinggi dan berat badan serta Forum Group Discussion (FGD). Melalui FGD, dewan juri akan menilai kemampuan peserta dalam berkomunikasi, menyampaikan pendapat, dan merespons berbagai isu yang berkembang.
Dari tahapan tersebut akan dipilih 60 besar semifinalis yang pengumumannya disampaikan melalui media sosial resmi Parekraf Timur dan Abang None Jakarta Timur.
Baca Juga:
Wali Kota Munjirin Buka Lomba Ketapel ASN Jakarta Timur untuk Meriahkan HUT ke-499 Jakarta
Selanjutnya, pada tahap kedua, 60 semifinalis akan mengikuti sesi wawancara individu bersama tujuh dewan juri. Hasil penilaian akan menentukan 15 pasang finalis Abang None Jakarta Timur 2026.
“Sebanyak 15 pasang finalis selanjutnya akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari psikotes, pembekalan materi, latihan koreografi, pengenalan destinasi wisata, pelatihan public speaking, bakti sosial, hingga malam keakraban. Seluruh rangkaian tersebut akan bermuara pada Malam Final Pemilihan Abang None Jakarta Timur 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2026,” jelas Yayang.
Melalui ajang ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berharap dapat melahirkan generasi muda yang mampu menjadi representasi daerah, sekaligus berperan aktif dalam mempromosikan budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif Jakarta Timur kepada masyarakat luas.
Baca Juga:
Wali Kota Jakarta Timur Minta Sekolah dan Komite Beri Informasi Akurat kepada Masyarakat
[Redaktur: JP Sianturi]