Peziarah dari Italia paling banyak, disusul AS, Spanyol, Brasilia, dan Polandia.
Sejak Tahun 1300
Baca Juga:
Menteri Agama Ingatkan Deklarasi Istiqlal - Vatikan dalam Seminar Moderasi Beragama
Tahun Jubelium Pengharapan (Tahun Suci) 2025, dimulai pada tanggal 24 Desember 2024, pukul 19.00 yang ditandai dengan pembukaan Porta Santa, Pintu Suci, Basilika St. Patrus oleh Paus Fransiskus.
Kemudian dilanjutkan dengan Misa Malam Natal. Saat itu, Paus Fransiskus menjelaskan bulla atau dekrit Jubelium Pengharapan yakni Spes non Confundit, Pengharapan tidak Mengecewakan.
Kata Paus Fransiskus, setiap orang tahu apa artinya berharap. Di dalam hati setiap orang, harapan berdiam sebagai hasrat dan harapan akan hal-hal baik yang akan datang, meskipun kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan.
Baca Juga:
Paus Leo XIV Ajak Media Menjadi Penabur Damai dan Penebar Kasih
Meskipun demikian, ketidakpastian tentang masa depan terkadang dapat menimbulkan perasaan yang saling bertentangan, mulai dari keyakinan yang kuat hingga kekhawatiran, dari ketenangan hingga kecemasan, dari keyakinan yang kuat hingga keraguan dan keragu-raguan
Sering kali kita menjumpai orang-orang yang putus asa, pesimis, dan sinis tentang masa depan, seolah-olah tidak ada yang mungkin dapat membawa mereka kebahagiaan. Bagi kita semua, semoga Yubelium menjadi kesempatan untuk diperbarui dalam harapan.
Sejarah Tahun Yubelium kembali ke tahun 1300. Adalah Paus Paus Bonifacius VIII, (bertakhta, (1294–1303), yang pada tanggal 22 Februari 1300 memaklumkan Tahun Yubileum pertama, yang disebut Tahun Suci lewat bulla, dekrit Antiquorum habet fida ralatio, Orang dahulu mempunyai laporan yang dapat diandalkan.