“Pagi ini sudah ada enam orang dievakuasi, mulai dari warga yang sakit sampai yang mau berangkat kerja,” lanjutnya.
Seorang warga setempat, Ahmad (35), mengaku banjir kali ini cukup mengganggu karena datang kembali saat warga belum sepenuhnya bersiap.
Baca Juga:
Potensi Hujan Sangat Lebat, BPBD Ingatkan Risiko Banjir Jakarta
“Semalam sempat surut, kami kira sudah aman, ternyata pagi air naik lagi dan langsung masuk rumah,” ujar Ahmad.
Ia berharap ada solusi jangka panjang agar banjir tidak terus berulang setiap hujan deras.
“Kalau begini terus capek juga, tiap hujan harus siap-siap ngungsi,” katanya.
Baca Juga:
Hujan Deras Lumpuhkan Jakarta, 45 RT dan 22 Ruas Jalan Terendam
Pengamat sosial Universitas Padjadjaran, Domy Sokara, menilai kondisi banjir berulang ini berdampak besar pada ketahanan sosial warga perkotaan.
“Banjir yang terus berulang bukan hanya persoalan infrastruktur, tapi juga menguras energi sosial masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak,” ujar Domy Sokara.
Menurut Domy, penanganan banjir perlu disertai dengan kebijakan sosial yang memastikan warga memiliki akses evakuasi, informasi, dan perlindungan yang memadai.