Anak-anak terlihat bermain air di tengah genangan banjir meski kondisi air tampak keruh dan kotor.
Mereka mengaku telah menyelesaikan kegiatan pembelajaran jarak jauh dan sedang beristirahat.
Baca Juga:
Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Tapin, Banjir di Malang Mulai Surut
“Tadi sudah belajar, kok,” kata seorang anak tanpa baju sambil bermain-main di aliran air banjir.
Menurut petugas PPSU Pela Mampang, Yanti, hingga saat ini belum ada penanganan teknis yang bisa dilakukan untuk menyurutkan banjir.
“Tingginya air kali membuat kami belum bisa melakukan penanganan, jadi fokus kami hanya evakuasi warga,” ujar Yanti.
Baca Juga:
Banjir Terjang Tiga Kabupaten di NTB, Satu Warga Lombok Timur Meninggal Dunia
Petugas hanya dapat membantu warga untuk keluar dari rumah atau mengevakuasi mereka ke lokasi yang lebih aman.
Yanti mengatakan hingga kini belum tersedia lokasi pengungsian khusus bagi warga terdampak banjir.
“Kebanyakan sih mereka ke tempat sanak saudara sendiri ya,” kata Yanti.