JAKARTA.WAHANANEWS.CO — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengantisipasi pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Tanjung Priok saat mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah dengan mendirikan posko pelayanan dan patroli rutin di kawasan terminal penumpang.
"Pada tahun ini kami mendirikan posko di terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Priok untuk meminimalkan aksi pungutan liar," kata Inspektorat Jakarta Utara Danu Yulianto di Jakarta, dikutip Rabu (26/3/2025).
Baca Juga:
Keluhan Farida Purba soal Pungli di Deli Serdang Viral, Gubernur dan Presiden Turun Tangan
Menurut dia, kehadiran posko ini membuat pihaknya dapat melakukan edukasi dan sosialisasi langsung kepada penumpang kapal agar terlindung dari aksi pungutan liar.
"Bentuk pungutan liar beragam dan terpenting adalah adanya transaksi dengan harga yang tidak sesuai ketentuan," kata dia.
Untuk penjualan tiket, lanjutnya, saat ini sudah serba daring, sehingga sudah meminimalkan terjadi aksi pungli.
Baca Juga:
Pemkot Bandung Tegas Berantas Pungli Parkir, Erwin: Tak Ada Lagi Permintaan Maaf!
Menurutnya, kerawanan tindak pungutan liar bisa saja terjadi dalam layanan porter (pramuantar) yang membuat penumpang membayar lebih dari ketentuan yang ada.
Begitu juga bentuk pungutan liar lainnya yang bisa dilakukan petugas, porter, pedagang atau lainnya di kawasan terminal.
"Kami terbuka di posko ini dan siap menerima pengaduan dari penumpang," kata dia.