Terkait pelaksanaan PP Tunas di sekolah, Agus mengatakan dinas pendidikan saat ini tengah menyusun SOP.
“Dinas tengah siapkan SOP-nya. Kita cek benar tidak gawainya dikumpulkan, medianya apa, mekanismenya apa. Kalau ada pembelajaran yang membutuhkan gawai seperti apa. Semua tengah di siapkan,” jelas Agus.
Baca Juga:
DPR: PP Tunas Jadi Kunci Bentuk Anak Indonesia yang Kuat dan Berkarakter
Diungkap Agus, akan terus melakukan monitoring dan evaluasi setiap bulan terhadap program ini termasuk kebijakan lainnya yang membuat sekolah aman dan nyaman.
“Kita ingin lihat sekolah sejauh mana melaksanakan program ini melalui monitoring dan evaluasi setiap bulan. Termasuk kebijakan lainnya yang menciptakan sekolah aman dan nyaman,” ungkapnya.
Senada juga disampaikan Diding Wahyudin, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II.
Baca Juga:
PP Tunas Resmi Berlaku, Pemerintah Wajibkan Platform Digital Batasi Akses Anak
Diding sangat mendukung PP Tunas ini untuk kemajuan peserta didik dalam proses belajar mengajar. Karena itu, menurutnya, pihaknya di wilayah II Jakarta Barat akan mengikuti surat edaran yang sudah dikeluarkan oleh dinas pendidikan.
“Tugas kami monitoring atau mengawasi agar program ini benar-benar berdampak kepada peserta didik di wilayah II mencakup kecamatan Kebon Jeruk, Palmerah, Kembangan, dan Grogol Petamburan,” kata Diding.
Diding berharap program ini nantinya akan melahirkan habit atau kebiasaan bagi peserta didik di sekolah maupun rumah.