Jakarta.WahanaNews.co, Jakarta Utara - Pemerintah Kota Jakarta Utara mengajak warga untuk meningkatkan budaya literasi guna dapat berpikir kritis dan analitis sebagai upaya menghadapi tantangan zaman.
"Membaca akan memperluas horison serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis," kata Wakil Wali Kota Jakarta Utara Juaini di Jakarta, Rabu (6/3/2024).
Baca Juga:
Mark-Up Tanah Ratusan Miliar, KPK Sita Rumah Mewah Salomo Sihombing di Medan
Salah satu langkah yang dilakukan dengan membangun perpustakaan kontainer di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rawa Badak Utara Kecamatan Koja.
Lurah Rawa Badak Utara, Nani mengatakan perpustakaan kontainer ini hasil sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak yang diharapkan mampu meningkatkan literasi bagi anak-anak di wilayah Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja.
"Saya apresiasi dan terima kasih untuk semua pihak yang sudah berkontribusi dalam menghadirkan kontainer perpustakaan di RPTRA Rawa Badak Utara," kata dia.
Baca Juga:
Pemkot Jakarta Barat Optimalkan Fungsi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak
Dirinya berharap kehadiran pustaka ini membuat minat membaca anak-anak akan semakin meningkat.
"Di sini nyaman, penuh warna, dan lengkap fasilitas. Anak-anak dapat membaca dengan tenang dan mengembangkan imajinasi mereka sehingga nantinya menjadi anak-anak yang kreatif," kata dia.
Sementara itu, koordinator RPTRA Jakarta Utara, Suto mengatakan kontainer perpustakaan ini memiliki seribu buku, rak buku, meja lipat, kipas angin, bantal, dan alat permainan edukatif.
"Ini pertama kalinya kontainer perpustakaan ada di RPTRA. Kami akan berusaha untuk menambah meja dan tempat duduk di sekitar lokasi kontainer perpustakaan biar anak-anak semakin nyaman saat membaca," kata dia.
Ia berharap jumlah pengunjung di RPTRA Rawa Badak Utara dapat terus meningkat dengan adanya kontainer perpustakaan.
"Hari biasa itu jumlah pengunjungnya sekitar 100 orang kalau hari libur bisa 200 orang apalagi kalau ada acara di sini pasti pengunjungnya bertambah lagi," kata dia.
[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]