Jakarta.WAHANANEWS.CO - Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran merespons positif langkah PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan anak usahanya dalam memperkuat keandalan infrastruktur gas bumi melalui revitalisasi Onshore Regasification Facility (ORF) Muara Karang.
Upaya ini dinilai strategis dalam menopang ketahanan energi nasional, khususnya bagi kawasan aglomerasi Jabodetabekjur yang menjadi pusat aktivitas ekonomi, industri, dan permukiman perkotaan.
Baca Juga:
Komisi XII Ingatkan Stabilitas LPG Subsidi Jelang Idul Fitri
Ketua Umum MARTABAT Prabowo-Gibran, KRT Tohom Purba, mengatakan revitalisasi ORF Muara Karang dengan progres hampir rampung tersebut mencerminkan keseriusan negara dalam membangun fondasi energi yang tangguh dan berkelanjutan.
“Infrastruktur gas adalah tulang punggung stabilitas energi perkotaan. Langkah PGN ini sejalan dengan visi besar pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka dalam menjaga kedaulatan dan ketahanan energi nasional,” ujar Tohom, Selasa (17/2/2026).
Menurutnya, kawasan Jabodetabekjur sebagai episentrum kegiatan ekonomi nasional membutuhkan sistem pasokan energi yang andal dan efisien.
Baca Juga:
Pasokan Gas Domestik untuk Batam Diperkuat, MARTABAT Prabowo-Gibran: Negara Hadir untuk Industri Nasional
Revitalisasi ORF Muara Karang yang menjadi simpul distribusi gas dari FSRU milik PT Nusantara Regas dinilai mampu meningkatkan keamanan pasokan gas bumi bagi sektor industri, komersial, hingga layanan publik.
Tohom menilai pembaruan Meter Regulating Station (MRS), termasuk overhaul valve serta kalibrasi alat ukur yang disahkan Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan, menunjukkan peningkatan tata kelola energi nasional.
Ia menyebut langkah tersebut sebagai investasi jangka panjang yang penting untuk menjamin kepastian pasokan energi di wilayah metropolitan.