Dapur umum terstandar untuk mencegah krisis gizi.
Pemulihan cepat fasilitas ibadah, karena masjid menjadi pusat pemulihan sosial dan spiritual.
Baca Juga:
BMKG: Risiko Banjir Jakarta Meningkat Jadi Dua hingga Tiga Kali Lipat
Pendekatan “semua turun tangan” ini terbukti efektif selama pandemi, dan sama pentingnya dalam fase pemulihan bencana.
3. Komunikasi Publik yang Jelas dan Konsisten
Baca Juga:
Pemkab Bekasi Terapkan Kerja Fleksibel bagi ASN Terdampak Banjir
Pandemi juga mengajarkan pentingnya komunikasi satu pintu agar masyarakat: tidak panik, tidak percaya hoaks, dan mengetahui apa yang harus dilakukan.
Pada penanganan banjir bandang, model ini bisa diterapkan melalui: briefing harian pemerintah daerah, dashboard digital kerusakan & bantuan, SOP evakuasi yang dipublikasikan secara jelas, edukasi mitigasi menghadapi hujan ekstrem berikutnya.
Komunikasi yang baik membantu masyarakat merasa aman, terarah, dan tidak sendirian.