4. Pemulihan Sosial-Ekonomi: Belajar dari Program Pemulihan Nasional (PEN)
Pandemi memberi contoh bahwa pemulihan ekonomi harus dilakukan cepat dan terarah. Warga yang terkena dampak banjir bandang membutuhkan hal serupa: Bantuan tunai darurat, pemulihan UMKM, perbaikan lahan pertanian, pemberdayaan pekerja rentan, dan permodalan mikro.
Baca Juga:
Pemkot Bengkulu Dirikan Tiga Dapur Umum untuk Warga Terdampak Banjir
Dengan intervensi yang tepat, masyarakat bisa kembali bekerja sebelum kerusakan jangka panjang mengakar.
5. Ketahanan Jangka Panjang: Rehabilitasi Lingkungan dan Sistem Peringatan Dini
Pertanyaan besar yang muncul dari masyarakat adalah :
Baca Juga:
Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa Lampung hingga Jawa Tengah
”Apakah tahun depan akan terjadi lagi banjir bandang seperti ini?”
Pertanyaan tersebut sangat wajar. Untuk menjawabnya, kita perlu: Reboisasi dan pengawasan kawasan hulu, pembersihan jalur sungai, pembangunan sabo dam dan check dam, sistem peringatan dini berbasis sensor, edukasi kesiapsiagaan di sekolah dan masyarakat.
Tanpa memperbaiki lingkungan, bencana serupa bisa terulang. Pemulihan bukan hanya membangun kembali, tetapi membangun lebih aman.