WahanaNews-Jakarta | Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta menggelar Pelaksanaan Advokasi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba Berbasis Sumber Daya Pembangunan Desa/Kelurahan di Hotel Spark Life Jakarta, jalan Raya Mangga Besar No. 42 Taman Sari, Jakarta Barat pada Kamis (23/6/22).
Program ini dilakukan untuk memperkuat ketahanan desa/kelurahan dalam menanggulangi permasalahan narkoba dan menciptakan lingkungan Bersinar (Bersih Narkoba).
BNN menjadikan desa/kelurahan garda terdepan untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan narkoba dan memiliki daya tangkal terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Baca Juga:
BPK Perwakilan Sumut Terima LKPD Unaudited TA 2025 dari Pemkab Karo Tepat Waktu Sesuai Amanat Undang-Undang
Dalam pertemuan BNNP DKI Jakarta Joko Purnomo sebagai Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan mengatakan langkah berikutnya akan membentuk Tim Terpadu P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) diwilayah Kelurahan Pekojan.
Menurutnya tim ini sebagai solusi keterbatasan personel petugas di lapangan serta membangun kesadaran dan perlindungan wilayah Pekojan dari narkoba.
"Jakarta berhasil dari tiga besar terbawah meningkat jadi tiga teratas dalam pelaksanaan P4GN," tuturnya.
Baca Juga:
Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025
Lurah Pekojan Syaiful Fuad Rohadi mengatakan sebenarnya usaha sudah dilakukan untuk pencegahan peredaran narkoba diwilayah Pekojan, diantaranya pendataan anak yang putus sekolah, mengadakan pelatihan kerja, sosialisasi bahaya narkoba dalam setiap kegiatan, pemasangan spanduk anti narkoba dan sebagainya.
"Semua dilakukan dengan harapan dapat mencegah peredaran narkoba diwilayah Pekojan," ujarnya.
"Selain itu keseriusan aparat sangat diperlukan dalam pencegahan peredaran narkoba," tegas Camat Tambora Bambang Sutarna pada kesempatan yang sama.