WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kerumunan besar yang diperkirakan memadati Bundaran HI pada malam pergantian tahun diantisipasi dengan kesiapsiagaan penuh layanan kesehatan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Rabu (31/12/2025).
Kepala Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D) Provinsi DKI Jakarta, dr. Sulung Mulia Putra, MPH, memastikan dukungan medis disiagakan secara khusus di kawasan Bundaran HI dan sekitarnya guna menjamin respons cepat bagi masyarakat.
Baca Juga:
Rumah Dilempari Molotov, Influencer DJ Donny Lapor Polisi
Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan setiap potensi gangguan kesehatan dapat ditangani secara cepat dan tepat di tengah tingginya mobilitas warga pada malam tahun baru.
Sebanyak 182 tenaga kesehatan dikerahkan ke lapangan sebagai bagian dari pengamanan medis perayaan pergantian tahun di Jakarta Pusat.
"Para tenaga kesehatan ini disebar secara strategis di delapan titik keramaian utama di wilayah Jakarta Pusat untuk memastikan jangkauan layanan yang luas," ujar dr. Sulung.
Baca Juga:
Tak Punya Arang, Ini Cara Bakar-bakaran Praktis untuk Malam Tahun Baru
Tim medis tersebut terdiri atas dokter spesialis, dokter umum, dan perawat yang memiliki kompetensi dalam penanganan kegawatdaruratan.
Untuk mendukung mobilitas dan respons cepat, PK3D juga menyiagakan 45 unit ambulans hasil sinergi PK3D, Puskesmas, dan RSUD di wilayah DKI Jakarta.
Setiap unit ambulans telah dilengkapi peralatan medis untuk kondisi gawat darurat serta fasilitas penanganan keluhan penyakit umum.