“Dengan adanya lima interchange dan dua junction yang dibangun, ini menjadi bukti bahwa integrasi transportasi sudah diarahkan untuk menjawab kebutuhan jangka panjang masyarakat perkotaan,” jelasnya.
Tohom menegaskan, percepatan proyek tol ini sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo-Gibran yang menekankan pentingnya pemerataan pembangunan.
Baca Juga:
Hakim Tolak Kasasi Helen Ratu Narkoba Asal Jambi, Tetap Penjara Seumur Hidup
“Kita ingin melihat bagaimana infrastruktur tidak hanya memperlancar kendaraan pribadi, tapi juga menumbuhkan klaster ekonomi baru di daerah penyangga. Ini akan membuat kawasan Jabodetabekjur lebih seimbang, tidak lagi menumpuk di Jakarta,” pungkasnya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]