“K Mall adalah simbol awal dari energi baru itu,” tambahnya.
Tohom menilai konsistensi pembangunan menjadi tantangan utama agar Kemayoran terus tumbuh selaras dengan visi kota global yang terencana dan progresif.
Baca Juga:
Pilu Pedagang Es Gabus Kemayoran: Dipukul Aparat, Dagangan Dihancurkan
Menurutnya, modernisasi Kemayoran harus menjadi bagian dari transformasi tata ruang berskala besar yang sedang didorong pemerintah.
Ia menegaskan bahwa Aglomerasi Jabodetabekjur adalah masa depan urban Indonesia yang memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan.
“Semua elemen harus bergerak di jalur yang sama untuk menjadikan Kemayoran sebagai episentrum kota metropolitan kelas dunia,” tuturnya.
Baca Juga:
Polisi Jerat Dirut Terra Drone dengan Pasal Berlapis, Ancaman Seumur Hidup
Tohom menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kawasan ini akan menjadi bukti kesiapan Indonesia memasuki era kota global yang kompetitif.
Sebelumnya, CEO ASRI, Alexander Kusuma, menjelaskan bahwa K Mall dibangun dengan konsep “Tree of Life” sebagai simbol energi baru bagi Kemayoran.
Ia berharap kawasan tersebut berkembang menjadi pusat gaya hidup urban yang modern, ramah publik, dan dinamis bagi masyarakat Jakarta.