JAKARTA.WAHANANEWS.CO - Vatikan mengumumkan jadwal rangkaian kunjungan internasional Paus Leo XIV dalam beberapa bulan mendatang.
Pengumuman pada Kamis 26 Februari waktu setempat itu, disampaikan bahwa Paus akan mengunjungi empat negara Afrika pada bulan April 2026, termasuk Aljazair, kunjungan pertama seorang paus ke negara Muslim di Afrika Utara tersebut.
Baca Juga:
Menteri Agama Ingatkan Deklarasi Istiqlal - Vatikan dalam Seminar Moderasi Beragama
Kunjungan resmi Paus asal AS ke Aljazair meliputi Kota Aljir dan Annaba dari tanggal 13 hingga 15 April dilaporkan akan sangat simbolis dengan diiringi adanya kegiatan dialog antaragama.
Aljazair adalah tempat kelahiran Santo Agustinus abad ke-5 dan paus tersebut termasuk dalam ordo Agustinian, yang didirikan pada abad ke-13.
Aljazair juga negara Islam dengan konstitusinya menjamin kebebasan beribadah agama lain, dengan persetujuan dari pihak berwenang untuk tempat ibadah dan pengkhotbah.
Baca Juga:
Paus Leo XIV Ajak Media Menjadi Penabur Damai dan Penebar Kasih
Setelahnya, Paus Leo akan meneruskan kunjungan resmi ke Kamerun, Angola, dan Guinea Ekuatorial.
Paus Leo akan mengunjungi Yaounde, Bamenda, dan Douala dari tanggal 15 hingga 18 April, kemudian Luanda, Muxima, dan Saurimo antara tanggal 18 dan 21 April, sebelum melakukan perjalanan ke Malabo, Mongomo, dan Bata antara tanggal 21 dan 23 April.
Paus kemungkinan akan menyerukan perdamaian dan dialog saat berada di Angola dan Kamerun, di mana perjuangan separatis yang berkepanjangan terus menewaskan warga sipil.
Sebelum bertolak melakukan perjalanan ke Afrika, Vatikan menjelaskan Paus Leo akan lebih dahulu mengunjungi Monako selama satu hari pada 28 Maret.
Ia akan mengunjungi kerajaan kecil ke kawasan Riviera Prancis tersebut, yang menjadi momentum kunjungan kepausan pertama ke negara kota tersebut di zaman modern.
Kerajaan atas nama Pangeran Albert II dan Putri Charlene dalam pernyataanya menyebutkan, kunjungan Paus Leo akan menjadi “momen bersejarah bagi Monako dan menjadi tanda harapan yang kuat, dalam semangat dialog, perdamaian, dan tanggung jawab bersama.”
Situs web Vatican News mengatakan Paus Leo dijadwalkan akan mengunjungi Spanyol dari tanggal 6-12 Juni.
Ia akan lebih dahulu mengunjungi ibu kota Spanyol, Madrid, kemudian melakukan perjalanan ke Barcelona, di mana ia akan meresmikan menara terbaru dan tertinggi dari Basilika Sagrada Familia.
Kunjungan ini menandai 100 tahun sejak kematian arsitek Catalan-nya, Antoni Gaudi, yang dinyatakan sebagai "yang terhormat" oleh Gereja Katolik pada tahun 2025, langkah pertama menuju kesucian.
Paus Leo kemudian akan melakukan perjalanan ke Kepulauan Canary, sebuah kepulauan Spanyol di lepas pantai Afrika Barat, titik kunci dalam rute migrasi ke Eropa.
Kepala Gereja Katolik yang memimpin 1,4 miliar umat Katolik di dunia diketahui vokal membela migran pada Mei 2025, sebuah isu yang juga diperhatikan pendahulunya, Paus Fransiskus.
Menurut Vatican News, saat berada di Kepulauan Canary, Paus Leo akan mengunjungi Tenerife dan Gran Canaria.