KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berencana membangun tanggul setinggi 2,5 meter di pesisir utara sebagai upaya konkret mencegah banjir rob di kawasan Jakarta Utara dan wilayah aglomerasi Jabodetabekjur.
“Ini langkah yang sangat tepat dan visioner, karena pemerintah daerah mulai serius menghadapi ancaman perubahan iklim dengan solusi nyata, bukan sekadar wacana,” ujar Ketua Umum MARTABAT Prabowo-Gibran, KRT Tohom Purba, Senin (23/3/2026).
Baca Juga:
Tim Anggar Jambi Raih Empat Medali Perunggu di Kejurnas Piala RDPS Cup 2026 Palembang
Ia menilai pembangunan tanggul di kawasan Muara Baru, Muara Karang, dan titik rawan lainnya merupakan bentuk mitigasi berbasis risiko yang harus diperluas ke seluruh wilayah pesisir yang rentan.
“Pembangunan tanggul 2,5 meter ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang bagaimana negara hadir melindungi masyarakat dari ancaman yang semakin nyata akibat perubahan iklim,” katanya.
Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan adanya sinkronisasi antara perencanaan daerah dengan arah kebijakan nasional dalam menghadapi krisis iklim dan bencana pesisir.
Baca Juga:
Jakarta Masuk 100 Kota Terbaik Dunia 2026, Tumbangkan Washington DC dan Abu Dhabi
“Kalau ini dilakukan secara konsisten dan terintegrasi, maka kawasan aglomerasi Jabodetabekjur bisa menjadi model ketahanan pesisir di Indonesia,” jelasnya.
Tohom yang juga Ketua Umum Aglomerasi Watch ini mengatakan bahwa langkah Pemprov DKI Jakarta harus diikuti dengan penguatan sistem pengelolaan lingkungan dan kesadaran masyarakat.
“Tidak cukup hanya membangun tanggul, harus ada perubahan perilaku masyarakat, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.