Melalui revitalisasi kelistrikan yang diselesaikan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta dan diresmikan pada tanggal 1 Agustus 2023, sistem kelistrikan yang sebelumnya dianggap ringkih, tersebar, dan kurang aman, kini telah berubah menjadi lebih canggih, modern, dan terpercaya.
Infrastruktur kelistrikan Istana Kepresidenan Jakarta yang dibangun oleh PLN mencakup sistem pasokan berlapis yang canggih. Di antaranya adalah empat jalur pasokan listrik dengan transformator 'green' tanpa minyak yang dilengkapi dengan sistem automatic changing supply.
Baca Juga:
Siaga Penuh, PLN Jabar Sukses Jaga Keandalan Listrik di Momen Lebaran Idulfitri 1446 H
Selain itu, terdapat juga Uninterruptible Power Supply (UPS) anti kedip, genset dengan teknologi mutakhir yang beroperasi dengan senyap, dan semuanya dikendalikan secara terpusat melalui Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) yang berada di Powerhouse Istana Kepresidenan Jakarta.
"Listrik untuk kebutuhan istana ini disuplai dari empat gardu induk, dengan cadangan menggunakan Uninterruptible Power Supply sebanyak 8 unit x 400 kVA, serta genset dengan total kapasitas 4 x 2.000 kVA," tutur Lasiran.
[Redaktur: Mega Puspita]