JAKARTA.WAHANANEWS.CO - Bakti Budaya Djarum Foundation menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas dukungan terhadap pembangunan Gedung RUBIK (Rumah Budaya Indonesia Kaya) yang tengah dikerjakan di wilayah Jakarta Barat.
Apresiasi tersebut disampaikan Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renita Sari Adrian, saat menerima kunjungan monitoring pembangunan pusat seni pertunjukan berstandar internasional itu, Jumat (17/7).
Baca Juga:
Jual Tramadol Tanpa Izin, Pedagang Warung Kelontong di Kalideres Ditangkap Polisi
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Diky Budi Ramadhan, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, serta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat.
Renita mengatakan dukungan yang diberikan Pemprov DKI Jakarta menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan ruang budaya yang representatif bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi yang terjalin sejak awal pembangunan menjadi modal penting agar proyek tersebut dapat berjalan sesuai rencana.
"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang luar biasa dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kehadiran jajaran pemerintah dalam monitoring ini menunjukkan komitmen yang kuat dan responsif terhadap pembangunan Gedung RUBIK," ujar Renita.
Baca Juga:
Imigrasi Jakarta Barat Bekali Siswa SMKN 11 Waspadai Perdagangan Orang dan Migrasi Ilegal
Ia menambahkan, Bakti Budaya Djarum Foundation juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan pemerintah daerah. Selama selaras dengan visi yayasan, berbagai program kolaboratif di bidang kebudayaan maupun olahraga siap diwujudkan bersama.
Gedung RUBIK dirancang sebagai pusat seni pertunjukan modern yang dapat dimanfaatkan oleh komunitas teater, seni pertunjukan, musikal, hingga pelaku budaya dari berbagai daerah. Pembangunannya ditargetkan selesai pada Juli 2027, bertepatan dengan momentum peringatan 500 tahun Kota Jakarta.
Renita berharap gedung tersebut nantinya dapat diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta sebagai bagian dari rangkaian perayaan lima abad Jakarta sekaligus menjadi simbol kemajuan sektor kebudayaan di ibu kota.