Selain pembangunan gedung, Djarum Foundation bersama Pemerintah Kota Jakarta Barat juga melakukan penataan kawasan pendukung di sekitarnya. Langkah tersebut meliputi revitalisasi trotoar dan ruang terbuka hijau, penataan kabel utilitas udara, peningkatan akses transportasi umum, hingga pembenahan sistem penerangan jalan.
Menurut Renita, kehadiran Gedung RUBIK diharapkan tidak hanya menjadi rumah bagi para pelaku seni, tetapi juga mampu menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi kreatif serta destinasi wisata budaya baru di Jakarta.
Baca Juga:
Jual Tramadol Tanpa Izin, Pedagang Warung Kelontong di Kalideres Ditangkap Polisi
"Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas menjadi kunci untuk menghadirkan pusat seni pertunjukan yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya Indonesia," tutupnya.