Ketiga, masyarakat bisa menekan tombol darurat di aplikasi Jakarta Aman jika terjadi bencana alam seperti banjir.
Keempat, melapor melalui aplikasi JAKI jika terjadi banjir.
Baca Juga:
Pemkab Karawang Percepat Realisasi Anggaran Triwulan II 2026, Bupati Aep Syaepuloh Tekankan Efektivitas dan Dampak Nyata
Kelima, masyarakat bisa memantau banjir di website pantaubanjir.jakarta.go.id.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, telah memimpin apel kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan di Monas, Rabu (13/10/2021).
Anies mengatakan, saat ini curah hujan sulit diprediksi akibat dampak perubahan iklim.
Baca Juga:
Pemkab Karawang Tingkatkan Penanganan Banjir, Bupati Aep Syaepuloh Instruksikan Antisipasi Maksimal di Titik Rawan
Meski begitu, Jakarta sudah mengantisipasinya dengan menyiapkan drainase yang mampu menampung curah hujan hingga 100 mm per hari.
Selain itu, Pemprov DKI tengah menyiapkan alat untuk mengukur curah hujan sebagai langkah untuk memprediksi titik banjir, sekaligus persiapan untuk menerima limpahan air dari daerah lain.
Anies menjelaskan, saat ini seluruh kelurahan di Jakarta yang berjumlah 267 semuanya telah memiliki alat ukur curah hujan tersendiri. [non]