Melalui kegiatan Jakarta SOLID, masyarakat diajak memahami cara sederhana memverifikasi informasi sekaligus melindungi keluarga dari dampak negatif dunia digital.
“Literasi digital bukan hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga membangun kesadaran kritis dan tanggung jawab sosial,” kata perwakilan Kominfotik, Syali.
Baca Juga:
Ribuan Perantau Kebumen Padati TMII, Festival Walet Emas 2026 Penuh Nuansa Kampung Halaman
Sebagai penutup, Wali Kota Jakarta Timur menyerahkan sertifikat penghargaan kepada para narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka.
Webinar ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas dalam menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan beretika di tengah derasnya arus informasi di era kecerdasan buatan.
[Redaktur: JP Sianturi]